19.
|
Setiap
mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis.
|
A.
|
Sebanyak 13 mata pelajaran atau
lebih memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis
|
B.
|
Sebanyak 9 - 12 mata pelajaran
memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis
|
C.
|
Sebanyak 5 - 8 mata pelajaran
memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis
|
D.
|
Sebanyak 1 - 4 mata pelajaran
memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis
|
E.
|
Tidak ada mata pelajaran memiliki
RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis
|
RPP yang dikembangkan guru memuat:
1) identitas mata pelajaran;
2) SK;
3) KD dari silabus yang akan dicapai;
4) indikator pencapaian kompetensi.
5) tujuan pembelajaran;
6) materi ajar;
7) alokasi waktu yang diperlukan;
8) metode pembelajaran;
9) kegiatan pembelajaran;
10) penilaian hasil belajar; dan
11) sumber belajar.
Jumlah mata pelajaran dimaksud diperhitungkan pada setiap kelompok
(normatif, adaftif, dan produktif). Jawaban dibuktikan dengan RPP setiap mata
pelajaran.
|
20.
|
Penyusunan
RPP sudah memperhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong
partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK.
|
A.
|
Sebanyak 76% - 100% RPP sudah
memperhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif
siswa, dan menerapkan TIK
|
B.
|
Sebanyak 51% - 75% RPP sudah
memperhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif
siswa, dan menerapkan TIK
|
C.
|
Sebanyak 26% - 50% RPP sudah
memperhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif
siswa, dan menerapkan TIK
|
D.
|
Sebanyak 1% - 25% RPP sudah
memperhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif
siswa, dan menerapkan TIK
|
E.
|
Tidak ada RPP memperhatikan
prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan
menerapkan TIK
|
Jawaban dibuktikan
dengan mengecek metode pembelajaran serta sumber belajar dan/atau media
pembelajaran dalam RPP.
|
21.
|
Program keahlian melaksanakan proses pembelajaran
sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.
|
A.
|
Memenuhi 4
persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran
|
B.
|
Memenuhi 3
persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran
|
C.
|
Memenuhi 2
persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran
|
D.
|
Memenuhi 1
persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran
|
E.
|
Tidak
memenuhi persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran
|
Persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran adalah sebagai berikut.
1) Rombongan belajar SMK/MAK maksimal 32 siswa.
2) Beban mengajar guru sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka dalam satu
minggu.
3) Buku teks pelajaran mengikuti ketentuan:
a. buku teks pelajaran yang akan digunakan oleh sekolah/madrasah dipilih
melalui rapat guru dengan pertimbangan komite sekolah/madrasah dari buku teks
pelajaran yang ditetapkan oleh Menteri;
b. rasio buku teks pelajaran untuk siswa adalah 1 : 1 per mata pelajaran;
c. selain buku teks pelajaran, guru menggunakan buku panduan guru, buku
pengayaan, buku referensi dan sumber belajar lainnya;
d. guru membiasakan siswa menggunakan buku-buku dan sumber belajar lain
yang ada di perpustakaan sekolah/madrasah.
4) Pengelolaan kelas mengikuti kaidah:
a. guru mengatur tempat duduk sesuai dengan karakteristik siswa dan mata
pelajaran, serta aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan;
b. volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran harus dapat
didengar dengan baik oleh siswa;
c. tutur kata guru santun dan dapat dimengerti oleh siswa;
d. guru menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan
belajar siswa;
Jawaban dibuktikan dengan melakukan pengamatan proses pembelajaran yang
dilakukan oleh guru.
|
22.
|
Proses pembelajaran di program
keahlian dilaksanakan sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
|
A.
|
Sebanyak
76% - 100% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan
langkah-langkah pembelajaran
|
B.
|
Sebanyak
51% - 75% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan
langkah-langkah pembelajaran
|
C.
|
Sebanyak
26% - 50% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan
langkah-langkah pembelajaran
|
D.
|
Sebanyak
1% - 25% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan
langkah-langkah pembelajaran
|
E.
|
Tidak ada
seorang pun guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan
langkah-langkah pembelajaran
|
Langkah-langkah
pembelajaran meliputi:
1) kegiatan
pendahuluan;
2) kegiatan inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi); dan
3) kegiatan penutup.
Jawaban dibuktikan dengan observasi secara acak saat melakukan visitasi,
dan/atau melihat hasil supervisi kepala sekolah/madrasah atau kepala program
keahlian, dan/atau melihat kesesuaian RPP dengan pelaksanaan proses
pembelajaran, dan/atau mengamati hasil penilaian berbasis kelas yang
dilakukan oleh guru.
|
23.
|
Program
keahlian melaksanakan proses pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan
Komunikasi (sesuai dengan tingkat kebutuhan program keahliannya) dengan SDM
yang memiliki kesesuaian kompetensi.
|
A.
|
Pelaksanaan pembelajaran berbasis
TIK dilakukan sendiri oleh pihak program keahlian dengan SDM sendiri yang
memiliki kesesuaian kompetensi dan bersertifikat
|
B.
|
Pelaksanaan pembelajaran berbasis
TIK dilakukan sendiri oleh pihak program keahlian dengan mendatangkan SDM
dari sekolah/madrasah lain
|
C.
|
Pelaksanaan pembelajaran berbasis
TIK dilakukan oleh pihak lain dengan sebagian SDM dari pihak program
keahlian
|
D.
|
Pelaksanaan pembelajaran berbasis
TIK dilakukan oleh pihak lain (outsource)
|
E.
|
Tidak
melaksanakan pembelajaran berbasis TIK
|
Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan pembelajaran KKPI dengan
melibatkan SDM yang memiliki kompetensi sesuai.
|
24.
|
Kegiatan
wirausaha pada business center dilakukan sebagai wahana untuk
meningkatkan kompetensi siswa sesuai dengan keahliannya.
|
A.
|
Kegiatan wirausaha pada business
center dilakukan sesuai dengan proses pembelajaran, materi program
keahlian, dan aturan pengelolaan yang transparan
|
B.
|
Kegiatan wirausaha pada business
center dilakukan sesuai dengan proses pembelajaran, dan materi program
keahlian
|
C.
|
Kegiatan wirausaha pada business
center dilakukan sesuai dengan proses pembelajaran dan aturan
pengelolaan yang transparan
|
D.
|
Kegiatan wirausaha pada business
center dilakukan hanya sesuai dengan proses pembelajaran.
|
E.
|
Tidak sesuai
dengan proses pembelajaran
|
Jawaban dibuktikan dengan aktifitas kegiatan business center sesuai
dengan proses pembelajaran dan dokumen pelaksanaan yang dimiliki sesuai
dengan program keahlian.
|
25.
|
Sekolah/Madrasah menindaklanjuti Memorandum of
Understanding (MoU) kerjasama dengan DU/DI.
|
A.
|
Sebanyak 76%
- 100% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran
|
B.
|
Sebanyak 51%
- 75% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran
|
C.
|
Sebanyak 26%
- 50% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran
|
D.
|
Sebanyak 1%
- 25% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran
|
E.E.
|
Tidak ada
tindaklanjut kerjasama dengan DU/DI
|
Jawaban dibuktikan dengan laporan atau dokumen hasil
pekerjaan bersama dengan pihak DU/DI.
|
26.
|
Siswa melakukan prakerin untuk memperoleh kompetensi
kejuruan.
|
A.
|
Sebanyak 76%
- 100% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan
|
|
B.
|
Sebanyak 51%
- 75% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan
|
|
C.
|
Sebanyak 26%
- 50% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan
|
|
D.
|
Sebanyak 1%
- 25% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan
|
|
E.
|
Tidak ada
siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan
|
|
Jawaban dibuktikan dengan dokumen (surat keterangan atau piagam)
pelaksanaan prakerin siswa pada DU/DI yang relevan (contoh siswa pertanian
prakerin pada perkebunan kelapa sawit, siswa Otomotif prakerin pada bengkel
otomotif).
|
27.
|
Pemantauan
proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah/madrasah mencakup tahap
perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap penilaian hasil pembelajaran.
|
A.
|
Mencakup 3
tahap pemantauan serta dilakukan diskusi hasil pemantauan
|
B.
|
Mencakup 3
tahap pemantauan tanpa dilakukan diskusi hasil pemantauan
|
C.
|
Mencakup 2
tahap pemantauan
|
D.
|
Mencakup 1
tahap pemantauan
|
E.
|
Tidak pernah
melakukan pemantauan
|
Tahap-tahap pemantauan meliputi:
1) perencanaan;
2) pelaksanaan; dan
3) penilaian hasil pembelajaran.
Jawaban dibuktikan dengan laporan pemantauan proses pembelajaran pada
setiap tahapnya disertai catatan kepala sekolah/madrasah atau kepala program
keahlian dan tanda tangan guru yang dipantau.
|
28.
|
Supervisi
proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah/madrasah dengan cara
pemberian contoh, diskusi, pelatihan, dan konsultasi.
|
A.
|
Melakukan
supervisi proses pembelajaran melalui 4 cara
|
B.
|
Melakukan
supervisi proses pembelajaran melalui 3 cara
|
C.
|
Melakukan
supervisi proses pembelajaran melalui 2 cara
|
D.
|
Melakukan
supervisi proses pembelajaran melalui 1 cara
|
E.
|
Tidak
melakukan supervisi proses pembelajaran
|
Tahap-tahap supervisi meliputi:
1) tahap perencanaan;
2) tahap pelaksanaan; dan
3) tahap penilaian hasil pembelajaran.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan supervisi proses
pembelajaran pada setiap aspeknya, mencakup 4 cara yaitu: pemberian contoh,
diskusi, pelatihan, dan konsultasi.
|
29.
|
Evaluasi
terhadap guru dalam proses pembelajaran dilakukan oleh kepala
sekolah/madrasah dengan memperhatikan 4 aspek, yaitu 1) persiapan, 2)
pelaksanaan, 3) evaluasi pembelajaran, dan 4) rencana tindak lanjut.
|
A.
|
Evaluasi
dilakukan dengan memperhatikan 4 aspek
|
B.
|
Evaluasi
dilakukan dengan memperhatikan 3 aspek
|
C.
|
Evaluasi
dilakukan dengan memperhatikan 2 aspek
|
D.
|
Evaluasi
dilakukan dengan memperhatikan 1 aspek
|
E.
|
Tidak melakukan evaluasi
|
Jawaban
dibuktikan dengan catatan hasil evaluasi proses pembelajaran oleh kepala
sekolah/madrasah atau kepala program keahlian.
|
30.
|
|
Kepala
sekolah/madrasah menyampaikan hasil pengawasan (pemantauan, supervisi, dan
evaluasi) proses pembelajaran kepada pemangku kepentingan.
|
A.
|
Hasil pengawasan disampaikan
kepada guru yang bersangkutan, dewan guru, dan pengawas sekolah/madrasah
|
B.
|
Hasil pengawasan disampaikan
kepada guru yang bersangkutan dan dewan guru
|
C.
|
Hasil pengawasan disampaikan
kepada yang bersangkutan saja
|
D.
|
Tidak disampaikan
|
E.
|
Tidak melakukan pengawasan
|
|
|
|
Jawaban
dibuktikan dengan adanya dokumen laporan pengawasan proses pembelajaran
kepada pemangku kepentingan seperti: guru yang bersangkutan, dewan guru,
kepala program keahlian, dan pengawas sekolah/madrasah.
|
31.
|
Kepala
sekolah/madrasah melakukan tindak lanjut terhadap hasil pengawasan proses
pembelajaran.
|
A.
|
Sebanyak 76% - 100% hasil
pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut
|
B.
|
Sebanyak 51% - 75% hasil
pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut
|
C.
|
Sebanyak 26% - 50% hasil
pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut
|
D.
|
Sebanyak 1% - 25% hasil
pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut
|
E.
|
Tidak ada
hasil pengawasan yang ditindaklanjuti
|
Bukti
tindak lanjut pengawasan meliputi:
1)
memberikan penghargaan terhadap guru yang telah memenuhi standar; dan/atau
2) memberikan teguran yang bersifat mendidik terhadap guru yang belum
memenuhi standar; dan/atau
3) memberikan kesempatan para guru untuk mengikuti pelatihan/penataran.
|
32.
|
Siswa
memperoleh pengalaman belajar untuk menunjukkan kemampuan berpikir logis,
kritis, kreatif, dan inovatif dalam pengambilan keputusan.
|
A.
|
Rata-rata
nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran ipteks ditetapkan 75,00
atau lebih
|
B.
|
Rata-rata
nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran ipteks ditetapkan 70,00
sampai 74,90
|
C.
|
Rata-rata
nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran ipteks ditetapkan 65,00
sampai 69,90
|
D.
|
Rata-rata
nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran ipteks ditetapkan 60,00
sampai 64,90
|
E.
|
Rata-rata
nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran ipteks ditetapkan kurang
dari 60,00
|
Jawaban dibuktikan dengan ketuntasan belajar di dalam
KTSP yang ditetapkan oleh program keahlian untuk kelompok mata pelajaran
ipteks seperti Bahasa, Matematika, IPA, IPS, dan TIK. Kriteria ideal
ketuntasan minimal 75,00. Dihitung rata
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar