STANDAR PROSES



STANDAR PROSES  ( 19 – 32 )

19.
Setiap mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis.
A.
Sebanyak 13 mata pelajaran atau lebih memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis
B.
Sebanyak 9 - 12 mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis
C.
Sebanyak 5 - 8 mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis
 D.
Sebanyak 1 - 4 mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis
E.
Tidak ada mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis
RPP yang dikembangkan guru memuat:
1) identitas mata pelajaran;
2) SK;
3) KD dari silabus yang akan dicapai;
4) indikator pencapaian kompetensi.
5) tujuan pembelajaran;
6) materi ajar;
7) alokasi waktu yang diperlukan;
8) metode pembelajaran;
9) kegiatan pembelajaran;
10) penilaian hasil belajar; dan
11) sumber belajar.
Jumlah mata pelajaran dimaksud diperhitungkan pada setiap kelompok (normatif, adaftif, dan produktif). Jawaban dibuktikan dengan RPP setiap mata pelajaran.
20.
Penyusunan RPP sudah memperhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK.
A.
Sebanyak 76% - 100% RPP sudah memperhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK
 B.
Sebanyak 51% - 75% RPP sudah memperhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK
C.
Sebanyak 26% - 50% RPP sudah memperhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK
D.
Sebanyak 1% - 25% RPP sudah memperhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK
E.
Tidak ada RPP memperhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK
Jawaban dibuktikan dengan mengecek metode pembelajaran serta sumber belajar dan/atau media pembelajaran dalam RPP.
21.
Program keahlian melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.
A.
Memenuhi 4 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran
B.
Memenuhi 3 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran
C.
Memenuhi 2 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran
 D.
Memenuhi 1 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran
E.
Tidak memenuhi persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran
Persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran adalah sebagai berikut.
1) Rombongan belajar SMK/MAK maksimal 32 siswa.
2) Beban mengajar guru sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka dalam satu
    minggu.
3) Buku teks pelajaran mengikuti ketentuan:
a. buku teks pelajaran yang akan digunakan oleh sekolah/madrasah dipilih melalui rapat guru dengan pertimbangan komite sekolah/madrasah dari buku teks pelajaran yang ditetapkan oleh Menteri;
b. rasio buku teks pelajaran untuk siswa adalah 1 : 1 per mata pelajaran;
c. selain buku teks pelajaran, guru menggunakan buku panduan guru, buku pengayaan, buku referensi dan sumber belajar lainnya;
d. guru membiasakan siswa menggunakan buku-buku dan sumber belajar lain yang ada di perpustakaan sekolah/madrasah.
4) Pengelolaan kelas mengikuti kaidah:
a. guru mengatur tempat duduk sesuai dengan karakteristik siswa dan mata pelajaran, serta aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan;
b. volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran harus dapat didengar dengan baik oleh siswa;
c. tutur kata guru santun dan dapat dimengerti oleh siswa;
d. guru menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan belajar siswa;
Jawaban dibuktikan dengan melakukan pengamatan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru.
22.
Proses pembelajaran di program keahlian dilaksanakan sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
A.
Sebanyak 76% - 100% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran
B.
Sebanyak 51% - 75% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran
C.
Sebanyak 26% - 50% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran
D.
Sebanyak 1% - 25% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran
E.
Tidak ada seorang pun guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran

Langkah-langkah pembelajaran meliputi:
1) kegiatan pendahuluan;
2) kegiatan inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi); dan
3) kegiatan penutup.
Jawaban dibuktikan dengan observasi secara acak saat melakukan visitasi, dan/atau melihat hasil supervisi kepala sekolah/madrasah atau kepala program keahlian, dan/atau melihat kesesuaian RPP dengan pelaksanaan proses pembelajaran, dan/atau mengamati hasil penilaian berbasis kelas yang dilakukan oleh guru.
23.
Program keahlian melaksanakan proses pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (sesuai dengan tingkat kebutuhan program keahliannya) dengan SDM yang memiliki kesesuaian kompetensi.
A.
Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan sendiri oleh pihak program keahlian dengan SDM sendiri yang memiliki kesesuaian kompetensi dan bersertifikat
B.
Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan sendiri oleh pihak program keahlian dengan mendatangkan SDM dari sekolah/madrasah lain
C.
Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan oleh pihak lain dengan sebagian SDM dari pihak program keahlian
D.
Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan oleh pihak lain (outsource)
E.
Tidak melaksanakan pembelajaran berbasis TIK
Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan pembelajaran KKPI dengan melibatkan SDM yang memiliki kompetensi sesuai.
24.
Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sebagai wahana untuk meningkatkan kompetensi siswa sesuai dengan keahliannya.
A.
Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sesuai dengan proses pembelajaran, materi program keahlian, dan aturan pengelolaan yang transparan
B.
Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sesuai dengan proses pembelajaran, dan materi program keahlian
 C.
Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sesuai dengan proses pembelajaran dan aturan pengelolaan yang transparan
D.
Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan hanya sesuai dengan proses pembelajaran.
E.
Tidak sesuai dengan proses pembelajaran
Jawaban dibuktikan dengan aktifitas kegiatan business center sesuai dengan proses pembelajaran dan dokumen pelaksanaan yang dimiliki sesuai dengan program keahlian.
25.
Sekolah/Madrasah menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama dengan DU/DI.
A.
Sebanyak 76% - 100% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran
B.
Sebanyak 51% - 75% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran
C.
Sebanyak 26% - 50% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran
D.
Sebanyak 1% - 25% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran
E.E.
Tidak ada tindaklanjut kerjasama dengan DU/DI
Jawaban dibuktikan dengan laporan atau dokumen hasil pekerjaan bersama dengan pihak DU/DI.
26.
Siswa melakukan prakerin untuk memperoleh kompetensi kejuruan.
A.
Sebanyak 76% - 100% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan

B.
Sebanyak 51% - 75% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan

C.
Sebanyak 26% - 50% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan

D.
Sebanyak 1% - 25% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan

E.
Tidak ada siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan

Jawaban dibuktikan dengan dokumen (surat keterangan atau piagam) pelaksanaan prakerin siswa pada DU/DI yang relevan (contoh siswa pertanian prakerin pada perkebunan kelapa sawit, siswa Otomotif prakerin pada bengkel otomotif).
27.
Pemantauan proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah/madrasah mencakup tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap penilaian hasil pembelajaran.
A.
Mencakup 3 tahap pemantauan serta dilakukan diskusi hasil pemantauan
B.
Mencakup 3 tahap pemantauan tanpa dilakukan diskusi hasil pemantauan
C.
Mencakup 2 tahap pemantauan
D.
Mencakup 1 tahap pemantauan
E.
Tidak pernah melakukan pemantauan
Tahap-tahap pemantauan meliputi:
1) perencanaan;
2) pelaksanaan; dan
3) penilaian hasil pembelajaran.
Jawaban dibuktikan dengan laporan pemantauan proses pembelajaran pada setiap tahapnya disertai catatan kepala sekolah/madrasah atau kepala program keahlian dan tanda tangan guru yang dipantau.
28.
Supervisi proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah/madrasah dengan cara pemberian contoh, diskusi, pelatihan, dan konsultasi.
A.
Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 4 cara
B.
Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 3 cara
C.
Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 2 cara
D.
Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 1 cara
  E.
Tidak melakukan supervisi proses pembelajaran
Tahap-tahap supervisi meliputi:
1) tahap perencanaan;
2) tahap pelaksanaan; dan
3) tahap penilaian hasil pembelajaran.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan supervisi proses pembelajaran pada setiap aspeknya, mencakup 4 cara yaitu: pemberian contoh, diskusi, pelatihan, dan konsultasi.
29.
Evaluasi terhadap guru dalam proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah/madrasah dengan memperhatikan 4 aspek, yaitu 1) persiapan, 2) pelaksanaan, 3) evaluasi pembelajaran, dan 4) rencana tindak lanjut.
A.
Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 4 aspek
B.
Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 3 aspek
C.
Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 2 aspek
D.
Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 1 aspek
E.
Tidak melakukan evaluasi
Jawaban dibuktikan dengan catatan hasil evaluasi proses pembelajaran oleh kepala sekolah/madrasah atau kepala program keahlian.
30.

Kepala sekolah/madrasah menyampaikan hasil pengawasan (pemantauan, supervisi, dan evaluasi) proses pembelajaran kepada pemangku kepentingan.
A.
Hasil pengawasan disampaikan kepada guru yang bersangkutan, dewan guru, dan pengawas sekolah/madrasah
B.
Hasil pengawasan disampaikan kepada guru yang bersangkutan dan dewan guru
C.
Hasil pengawasan disampaikan kepada yang bersangkutan saja
D.
Tidak disampaikan
E.
Tidak melakukan pengawasan



Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen laporan pengawasan proses pembelajaran kepada pemangku kepentingan seperti: guru yang bersangkutan, dewan guru, kepala program keahlian, dan pengawas sekolah/madrasah.
31.
Kepala sekolah/madrasah melakukan tindak lanjut terhadap hasil pengawasan proses pembelajaran.
A.
Sebanyak 76% - 100% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut
B.
Sebanyak 51% - 75% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut
C.
Sebanyak 26% - 50% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut
D.
Sebanyak 1% - 25% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut
E.
Tidak ada hasil pengawasan yang ditindaklanjuti
Bukti tindak lanjut pengawasan meliputi:
1) memberikan penghargaan terhadap guru yang telah memenuhi standar; dan/atau
2) memberikan teguran yang bersifat mendidik terhadap guru yang belum memenuhi standar; dan/atau
3) memberikan kesempatan para guru untuk mengikuti pelatihan/penataran.
32.
Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam pengambilan keputusan.
A.
Rata-rata nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran ipteks ditetapkan 75,00 atau lebih
B.
Rata-rata nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran ipteks ditetapkan 70,00 sampai 74,90
C.
Rata-rata nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran ipteks ditetapkan 65,00 sampai 69,90
D.
Rata-rata nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran ipteks ditetapkan 60,00 sampai 64,90
E.
Rata-rata nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran ipteks ditetapkan kurang dari 60,00
Jawaban dibuktikan dengan ketuntasan belajar di dalam KTSP yang ditetapkan oleh program keahlian untuk kelompok mata pelajaran ipteks seperti Bahasa, Matematika, IPA, IPS, dan TIK. Kriteria ideal ketuntasan minimal 75,00. Dihitung rata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar